Di
hening malam.
Suara-suara penyerunya telah Dia perdengarkan dalam kesunyian. Membawa lelap tubuh lemah ini, mengantarkan jiwa kembali ke pada-Nya, dan menuju pagi.
Terhentak, dan terbangun. Suasana begitu lengang, pikiran mengambang menikmati suara malam. Sejenak menemukan diri
lepas dari segala penat di pagi hingga sore hari. Membersihkan diri dari
segala peluh dan carut marut problematika pekerjaan yang mulai bosan menunggu antrian, sudah kusut. Kunikmati detik
demi detik milikku malam ini, mensyukuri karunia malam dari-NYa.

